Minggu, 10 Juni 2018

KATA-KATA BIJAK TENTANG PENDIDIKAN


Image result for kata kata bijak TENTANG PENDIDIKAN
Image result for kata kata bijak TENTANG PENDIDIKANImage result for kata kata bijak TENTANG PENDIDIKANImage result for kata kata bijak TENTANG PENDIDIKANImage result for kata kata bijak TENTANG PENDIDIKANImage result for kata kata bijak TENTANG PENDIDIKAN

MATERI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ( TIK )

Ringkasan Materi TIK



A. Perangkat Keras Komputer

Perangkat keras (hardware) diartikan peralatan yang secara fisik dapat dilihat dan dipegang. Hardware utama pada komputer standar antara lain: CPU, Monitor, Keyboard, mouse, dan printer. Hardware terdiri dari 4 kelompok yaitu: perangkat masukan (input devices) perangkat pengolah data (processing), perangkat penyimpanan (storage) dan perangkat pengeluaran/hasil (output devices).

Penjelasan dari kelompok hardware:

1. Perangkat Masukan
Perangkat masukan adalah perangkat yang digunakan untuk memberikan perintah atau memasukan data tertentu kedalam sistem tertentu (komputer) agar dapat bekerja sesuai keinginan pengguna. Perangkat masukan dalam komputer standar antara lain:
a. keyboard (memberikan perintah / memasukkan data ke komputer dengan cara diketik
b. mouse (membantu pekerjaan yang bersifat grafis (gambar), karena kalau menggunakan keyboard sulit. Semakin berkembang zaman mouse semakin modern.
c. scanner (mamasukkan data, khususnya gambar, cara kerjanya sama dengan fotocopy)
d. joystik (biasanya untuk games)

2. Perangkat Pengolah Data

Perintah dan data yang dimasukkan (di-input) melalui alat masukkan akan diolah dan diproses pada Unit Pengolah Data atau CPU (Central Processing Unit) atau Processor. CPU adalah kotak yang berisi komponen elektronik sebagai unit pusat pengolah data. CPU berisi:
a. Mother board adalah komponen utama atau otak dari keseluruhan sistem komputer yang terpasang di papan PCB (Pronter Circuit Board). Fungsinya adalah memproses data yang sudah di-input untuk memberikan hasil keluaran (output)
b. Processor adalah komponen penting yang melekat pada mother board. Fungsinya adalah mengkoordinasikan seluruh sistem perangkat dan komponen komputer untuk memproses data dan perintah dengan cara bekerjasama secara otomatis, dilakukan dengan waktu yang sama (bersamaan). Memproses, menyimpan, mengeluarkan hasil dalam bentuk tampilan di layar monitor atau perangkat keluaran.
c. RAM (Random Acces Memory), data yang disimpan RAM bersifat sementara, yaitu akan hilang jika komputer mati.
d. VGA (Video Graphics Adapter) Card berfungsi mengubah data dari processor dan RAM untuk ditampilkan di layar monitor.
e. Sound Card fungsinya adalah mengubah data hasil masukan menjadi keluaran berupa suara
f. Power Supply merupakan benda yang menyediakan kebutuhan sumber tenaga.

3. Perangkat Penyimpanan Data.

Setelah data diproses dan diolah, bentuk keluarannya tersimpan. Data tersebut sifatnya non-volatile / tidak hilang saat aliran listrik padam. Data tersebut disimpan secara magnetik, optik dan elektronik.
a. Peringatan Penyimpanan Data Secara Magnetik
terbuat dari bahan elektromagnetik dan proses penyimpanan dengan cara memagtisasi media tsb. Perangkat penyimpanan, diantaranya : disket (floppydisk) dan hardisk. Alat yang dipakai untuk penyimpanan dengan disket: diskdrive atau floppy diskdrive. Alat yang dipakai untuk penyimpanan dengan hardisk: hardrivenya menyatu dengan medianya.
Disket umum yang digunakan memiliki ukuran 3,5 inti dengan besar kapasitas penyimpanan data maksimal 1,4 mb (1 mb = 1 juta byte). Hardisk : lebih besar dari disket. Saat ini perangkat komputer harus memiliki hardisk untuk beroperasi. Selain untuk menyimpan data, juga untuk menyimpan sistem operasi seperti windows. Rata-rata = 40 Gb (1 Gigabyte = 1000.000.000 byte)
b. Perangkat Penyimpanan Data secara OPTIK
terbuat dari kaca (optik) yang dapat dilalui sinar. Proses penyimpanan dengan cara mengurangi cahaya putih dalam spektrum warna dan kemudian disimpan dalam media tsb. Perangkat penyimpanan data secara optik : CD-R (Read), CD-R/W (Read/Write). Perbedaannya CD-R tidak dapat dibaca dan data yang didalamnya tidak dapat dihapus, sedangkan CD-R/W dapat dibaca, dapat dihapus dan ditulis ulang. Alat untuk menyimpan ke dalam CD-R/W dan DVD-R/W disebut CD-R/W drive dan DVD-R/W drive.
c. Perangkat Penyimpanan Data secara elektronik
Proses penyimpanan seperti RAM, yaitu berupa pulsa yang tersimpan dalam mikroprocessor. Perbedaan dengan RAM yakni datanya Non- Volalite. Perangkat penyimpanan elektiktronik= memori cord / memori stick yang biasa digunakan di hp. Camdig dll, flasdisk.

4. Perangkat Pengeluaran (Output Diveces)

a. monitor (display monitor) bersifat sementara karena terpaku dengan CPU + catu daya listrik. Teknologi yang umum adalah CRT (cathode Ray Tube), dan yang terbaru ialah LCD (Liquid crystal display) namun LCD mahal.
Pembagian jenis monitor berdasarkan ketajaman gambar / tulisan.
1) CGA (Color Graphics Adapter) resolusi paling rendah, maksimal 24 warna
2) EGA (Enhanced Graphics Adapter) lebih baik kualitasnya, maksimal 64 warna
3) VGA (Video Graphics Array) resolusi sama dengan EGA (800 × 600). 128-256 warna.
4) SVGA (Super Video Graphics Array) sangat bagus, resolusi tinggi, 65.536 warna
b. aktif Speaker
c. Printer
1) Printer Dot Matrix. Dengan ketikan jarum yang memukul tinta. Tidak dapat mencetak warna
2) Printer ink jet. Bisa warna. Menyemprotkan tinta cair
3) Printer Bubble Jet. Kwalitas diatas ink jet
4) Printer laser jet. Cara kerja seperti fotocopy. Memakai tinta kering,

B. Perangkat Lunak Komputer

Atau yang sering disebut software adalah progam komputer yang digunakan untuk memberikan perintah kepada perangkat keras agar dapat bekerja sesuai dengan keinginan pemakai. Software ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti komputer.
1. Klasifikasi
a. Operating system. Fungsinya mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga dapat berkomunikasi. Contohnya: windows, linux, DOS, Novell.
b. Perangkat Lunak Aplikasi adalah progam yang digunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan tertentu. Contohnya: mengolah kata, angka, grafik, suara. contoh dari pengolah kata, angka dan database adalah Ms. Word, Ms. Exel, Ms. Acces (database), Ms. Power Point. Sedangkan multimedia contohnya: winamp, windows media player. Dan contoh dari internet adalah internet explorer, dll.
c. Program Utility, fungsinya untuk mengisi kelemahan OS. Contohnya memeriksa disket yang rusak, mengatur ulang hardisk, virus. Program Utility antara lain: Norton Utility, Scandisk dll.
d. Compiler (bahasa Pemograman) adalah program yang digunakan untuk membuat OS, Aplikasi dll. Compiler yang ada saat ini: Visual Basic, Borland Delphi, dan Visual Foxpro. Bahasa pemrograman dibagi 3 tingkatan, yaitu: low level language (sulit dimengerti), middle level language (menengah, sedikit sulit karena banyak singkata), High level language (tinggi. Bahasa sehari hari)
2. Perangkat lunak aplikasi dan kegunaannya
a. Pengolah kata (word Processor) berupa pena, kertas, penghapus. Contoh Ms. Word dapat digunakan untuk membuat undangan.
b. Pengolah angka (spread sheet) contohnya Ms. Exel (Workbook)
c. Pengolah Gambar. Digunakan untuk mendesain gambar, contohnya poster
d. Aplikasi multimedia. Aplikasi ini dibedapan mendadi 2. Yaitu aplikasi yang hanya untuk menampilkan saja (misal winamp) dan aplikasi yang digunakan untuk membuat dan mengedit (cakewalk, untuk membuat suara suara dari instrumen midi, merekam suara dari micropon, mengedit suara (memotong menambah dll.)).
Format format multimedia, ada MIDI (Musical Instrument Digital Interface), format suara menghasilkan suara musik elektrik, suara yang dihasilkan oleh MIDI dengan dukungan sound card yang memiliki synohesizer (penghasil suara elektrik), ada juga MP3, dapat merekam seluruh suara, termasuk penyanyi, kalau MIDI hanya instrumennya saja. Ada juga AVI (Audio Video Interleave) dibuat oleh Microsof dan Mudah dipindahkan. Serta ada Quicktime dapat menyaingi AVI karena tingkat komperhensifnya lebih baik.
e. Aplikasi Internet, ada Browser, e-mail, IRC.

C. Ms. Word

Merupakan program pengolahan kata yang paling populer. Ms. Word memiliki beberapa keunggulan:
  1. Fasilitas-fasilitas yang disediakan
  2. Kemudahan dalam penggunaan
  3. Hasil yang diperoleh
  4. Tampilan yang menarik
Langkah untuk memulai Ms. Word:
  1. Nyalakan Komputer, tunggu sampai desktop siap.
  2. Klik start
  3. Pilih dan klik program → Microsoft Office → Microsoft Office Word 2003
  4. Tunggu sampai muncul area kerja Ms. Word
Atau yang lebih cepat adalah klik 2kali shortcut Ms. Word pada desktop.

D. Ms. Exel

Merupakan program aplikasi spreadsheet yang bekerja di bawah sistem operasi windows. dalam Ms. Exel file disebut workbook, file workbook disimpan dengan ekstensi (.xls). workbook terdiri dari beberapa worksheet (halaman). Langkah untuk memulai Ms. Exel:
  1. Nyalakan Komputer, tunggu sampai desktop siap.
  2. Klik start
  3. Pilih dan klik program → Microsoft Office → Microsoft Office Exel 2003
  4. Tunggu sampai muncul area kerja Ms. Exel
Atau yang lebih cepat adalah klik 2kali shortcut Ms. Exel pada desktop.
Tampilan Ms. Exel
Title Bar, memuat judul file (workbook) dan control menu
Menu Bar/ menu pad
  1. Menu File, untuk pengerjaan yang berhubungan dengan workbook/worksheet, contoh membuka, menutup, menyimpan, mencetak lembar kerja.
  2. Menu Edit, mengubah bentuk tampilan input pada sel /worksheet yang ada, contoh menambah, memperbaiki, menghapus isi sel.
  3. Menu View, untuk melihat dan mengelola berbagai toolbar dan tampilan Ms. Exel.
  4. Menu Insert, untuk membantu proses pengolahan data dengan berbagai proses penyisipan, contoh penyisipan kolom, baris, objek
  5. Menu format, untuk melakukan pengubahan bentuk tampilan sel, range sel, grafik atau objek atau mengedit data yang sudah dimasukkan.
  6. Menu Tools, menyediakan alat bantu (tool) untuk mengolah Ms. Exel lebih lanjut.
  7. Menu Data, mengelola sekelompok data/database yang ada pada worksheet. Untuk menangani database
  8. Menu Window, mengatur tampilan berbagai workbook yang ditampilkan
  9. Menu Help, untuk memberi bantuan tentanf suatu hal yang kurang dimengerti pada Ms. Exel.
ToolBar, Ada toolbar standard, ada toolbar formating
Formula Bar, menunjukkan isi sel/formula (rumus)
Status Bar, menunjukkan status dari sebuah sel
Scroll Bar, menggeser lembar kerja yang tidak tampak agar ditampilkan. Jika ingin menggeser kekiri/kanan menggunakan scroll bar horisontal, sedangkan untuk menggeser keatas/bawah menggunakan scroll bar certikal.
Worksheet (lembar kerja) merupakan bagian dari workbook, terdiri dari sel (256 kolom dan 65.536 baris). Setiap pertemuan baris dan kolom disebut sel.
Tab Worksheet (255 worksheet), adalah lajur/ baris yang menunjukkan lembar kerja yang aktif.
Formula
1. Operasi Hitung, tanda kali (×) diganti menjadi tanda bintang (*) sedangkan tanda bagi (:) diganti menjadi tanda garing (/)
2. Formula, selalu diawali dengan tanda sama dengan (=)
a. text
1)      CONCATENATE (text 1, text 2, …), untuk menggabungkan beberapa text. Misalnya text 1 pada sel A1 adalah Agi dan text 2 pada sel B1 adalah sta. perintahnya adalah =CONCATENATE(“Agi”,”sta”) Atau =CONCATENATE(A1,B1) akan menjadi Agista.
2)      LEFT (text, num_chars), untuk mengambil sejumlah karakter dari suatu text, dimulai dari kiri. Misalnya pada sel A1 tertulis Agista dengan perintah =LEFT(A1,4) atau =LEFT(“Agista”,4) akan menghasilkan Agis
3)      RIGHT (Text, num_chars), sama seperti LEFT tetapi dimulai dari kanan. Misalnya pada sel A1 tertulis Agista dengan perintah =RIGHT(A1,4) atau =RIGHT(“Agista”,4) akan menghasilkan ista.
4)      LEN (text), untuk menghitung jumlah karakter dari suatu text. Misalnya pada sel A1 tertulis Agista dengan perintah =LEN(A1) atau =LEN(“Agista”) akan menghasilkan 6
5)      LOWER (text), untuk mengubah penulisan menjadi huruf kecil (lowercase), Misalnya pada sel A1 tertulis AGISTA dengan perintah =LOWER(A1) atau =LOWER(“AGISTA”) akan menghasilkan agista
6)      UPPER (text), untuk mengubah penulisan menjadi huruf kapital (UPPERCASE). Misalnya pada sel A1 tertulis agista dengan perintah =UPPER(A1) atau =UPPER(“agista”) akan menghasilkan AGISTA
7)      MID (text, start_num, num_chars), untuk mengambil sejumlah karakter dari huruf ke-n dari suatu text. Misalnya pada sel A1 tertulis Agista dengan perintah =MID(A1,2,5) atau =MID(“Agista”,2,5) akan menghasilkan gista

b. Date and time
date (year, month, day), untuk menuliskan data tanggal. Misalnya akan menulis 14 Agustus 1997. Menggunakan perintah =DATE(1997,8,14). Sedangkan time (hour, minute, second), untuk menuliskan data waktu. Misalnya akan menulis jam 17 lebih 18 menit 19 detik, dengan perintah =TIME(17,18,19)

c. Statistical
1)      Average (number 1, number 2, …), untuk mencari rata-rata. Misalnya rata-rata dari 5 di sel A1, 10 disel B1 dan 15 disel C1 dengan perintah =AVERAGE(5,10,15) atau =AVERAGE(A1,B1,C1) akan menghasilkan 10
2)      MAX (number 1, number 2, …), untuk mencari data tertinggi. Misalnya mencari nilai tertinggi dari 5 di sel A1, 10 disel B1 dan 15 disel C1 dengan perintah =MAX(5,10,15) atau =MAX(A1,B1,C1) akan menghasilkan 15
3)      MIN (number 1, number 2, …), untuk mencari nilai terendah. Misalnya mencari nilai terendah dari 5 di sel A1, 10 disel B1 dan 15 disel C1 dengan perintah =MIN(5,10,15) atau =MIN(A1,B1,C1) akan menghasilkan 5

d. Lookup
1)      HLOOKUP (lookup_value, table_array, row_index_num) untuk mencari suatu nilai dari tabel pencarian pada baris yang telah ditentukan dengan pencarian mendatar (horisontal). Lookup_value adalah nilai yang dicari, table_array adalah area data pada tabel pencarian, sedangkan row_index_num adalah nomor index baris pencarian dari tabel pencarian.
2)      VLOOKUP (lookup_value, table_array, col_index_num), untuk mencari suatu nilai dari suatu tabel pencarian pada baris yang telah ditentukan dengan pencarian menurun (Vertikal). Col_index_num adalah nomor index pencarian dari tabel pencarian.

e. Logical.
IF(logical_text, value_if_true, value_if_false) untuk menguji isi sel, apakah sel berisi nilai yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Logical_text adalah alamat sel yang akan diuji beserta kondisi yang telah ditentukan. Value_if_true adalah nilai yang diberikan jika sel yang diuji memenuhi kriteria, sedangakn value_if_false adalah nilai yang diberikan jika sel yang diuji tidak memenuhi kroteria. Misalnya menguji sel A1, jika nilainya lebih dari atau sama dengan 60 maka sel A2 dituliskan LULUS, jika kurang dari 60 maka TIDAK LULUS, perintah yang tepat adalah =IF(A1>=60,”LULUS”,”TIDAK LULUS”)

MATERI SENI DAN KETERAMPILAN DI SD

A. Pengertian Seni

Seni adalah sebuah karya manusia yang dibuat dengan ide gagasan dan kemauan dari dirinya sendiri yang mempunyai nilai keindahan dan mampu membangkitkan perasaan orang lain. Istilah seni berasal dari kata sanskerta dari kata sani yang diartikan pemujaan, persembahan dan pelayanan yang erat dengan upacara keagamaan yang disebut kesenian. Menurut Padmapusphita dimana seni berasal dari bahasa Belanda genie dalam bahasa latin disebut dengan genius yang artinya kemampuan luar biasa dibawa sejak lahir. Sedangkan menurut Ilmu Eropa bahwa seni berasal dari kata art yang berarti artivisual yaitu suatu media yang melakukan kegiatan tertentu. 

B. Fungsi dan Manfaat Seni

Fungsi dikelompokkan menjadi dua yaitu fungsi individu dan fungsi sosial antara lain sebagai berikut :
 (1) Fungsi Individu

Fungsi individu merupakan suatu fungsi seni yang bermanfaat untuk kebutuhan pribadi individu itu sendiri. Terdapat dua macam fungsi seni untuk individu yaitu sebagai berikut :

a. Fungsi pemenuhan kebutuhan fisik

Pada hakekatnya manusia adalah makhluk homofaber yang memiliki kecakapan untuk apresiasi pada keindahan dan pemakaian benda-benda. Seni terapan memang mengacu kepada pemuasan kebutuhan fisik sehingga segi kenyamanan menjadi suatu hal penting. 


b. Fungsi pemenuhan kebutuhan emosional  

Seorang mempunyai sifat yang beragam dengan manusia lain. Pengalaman hidup seorang sangatlah mempengaruhi sisi emosional atau perasaannya. Sebagai contoh perasaan sedih, lelah, letih, gembira, iba, kasihan, benci, cinta, dll. Manusia dapat merasakan semua itu dikarenakan didalam dirinya terkandung dorongan emosional yang merupakan situasi kejiwaan pada setiap manusia normal. Untuk memenuhi kebutuhan emosional manusia memerlukan dorongan dari luar dirinya yang sifatnya menyenangkan, memuaskan kebutuhan batinnya.

Sebagai contoh karena kegiatan dan aktivitas sehari-harinya membuat mengalami kelelahan sehingga memerlukan rekreasi, seperti menonton film dibioskop, hiburan teater, dan musik. Seseorang yang memiliki estetikanya lebih banyak maka ia memiliki kepuasan yang lebih banyak pula. Sedangkan seniman adalah seorang yang mampu mengapresiasikan pengalaman dan perasaannya dalam sebuah karya seni yang diciptakannya. Hal ini juga diyakini olehnya sebagai sarana memuaskan kebutuhan emosional dirinya. 

(2) Fungsi Sosial

Fungsi sosial merupakan suatu fungsi seni yang bermanfaat sebagai pemenuhan kebutuhan sosial suatu individu. Terdapat beberapa macam fungsi seni sebagai fungsi sosial antara lain sebagai berikut :
a. Fungsi Religi/Keagamaan

Karya seni sebagai pesan religi atau keagamaan. Contoh : kaligrafi, busana muslim/muslimah, dan lagu-lagu rohani. seni juga sering digunakan untuk sebuah upacara kelahiran, kematian, pernikahan dsb. contohnya : gamelan dalam upacara Ngaben di Bali (gamelan luwang, angklung dan gambang)
b. Fungsi Pendidikan

Seni sebagai media pendidikan dapat dilihat dalam musik, misalkan  Ansambel karena didalamnya terdapat kerjasama, atau Angklung dan gamelan pun ada nilai pendidikannya karena kesenian tersebut terdapat nilai sosial, kerjasama dan disiplin. karya seni yang sering digunakan untuk pelajaran/pendidikan seperti : gambar ilustrasi buku pelajaran, film ilmiah/dokumenter, poster, lagu anak-anak, alat peraga IPA, dsb.
c. Fungsi Komunikasi

Seni dapat digunakan sebagai alat komunikasi seperti, kritik sosial, gagasan, kebijakan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. bisa dilihat dalam pagelaran wayang kulit, wayang orang dan seni teater ataupun poster, drama komedi dan reklame.
d. Fungsi Rekreasi/Hiburan

Seni yang berfungsi sebagai sarana melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan yang khusus pertunjukan untuk berekspresi ataupun hiburan.
 
e. Fungsi Artistik
 
Seni yang berfungsi sebagai media ekspresi seniman dalam menyajikan karyanya tidak untuk hal yang komersial, seperti : musik kontenporer, tari kontenporer, dan seni rupa kontenporer. (seni pertunjukan yang tidak bisa dinikmati pendengar/pengunjung, hanya bisa dinikmati oleh para seniman dan komunitasnya)
f. Fungsi Guna (seni terapan)

Karya seni yang dibuat tanpa memperhitungkan kegunaannya, kecuali sebagai media ekspresi (karya seni murni) atau pun dalam proses penciptaan mempertimbangkan aspek kegunaannya, seperti : perlengkapan/peralatan rumah tangga yang berasal dari gerabah ataupun rotan.
g. Fungsi Kesehatan (terapi)

Seni sebagai fungsi untuk kesehatan, seperti pengobatan penderita gangguan physic ataupun medis distimulasi melalui terapi musik (disesuaikan dengan latar belakang pasien). terbukti musik telah terbukti mampu digunakan untuk menyembuhkan penyandang autisme, gangguan psikologis trauma pada suatu kejadian dsb. pada tahun 1999 Siegel menyatakan bahwa musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang menenangkan dapat merangsang sistem limbic jarikan neuron otak dan gamelan menurut Gregorian dapat mempertajam pikiran.

C. Jenis / Macam-macam Seni

Secara umum seni dibedakan menurut indra penserapannya yaitu seni audio, seni visual, dan seni audio-visual.
  1. Seni audio adalah seni yang diserap melalui indra pendengaran. Misalnya : seni musik atau suara, drama radio, puisi di radio dan lain-lain.
  2. Seni visual adalah seni yang diserap melalui indra penglihatan. Umumnya dikenal dengan sebutan seni rupa.
  3. Seni audio-visual adalah seni yang sekaligus diserap oleh indra pendengaran dengan indra penglihatan. Misalnya : seni tari, drama/theater, film dan lain-lain.
Disamping itu ada lagi seni lain yang tidak ditekankan pada jenis indra penserapannya yaitu seni sastra. Yang termasuk dalam seni sastra adalah seni yang berbentuk prosa seperti roman, novel, cerpen, dan lain-lain. Dan seni yang berbentuk puisi seperti syair, pantun, gurindam, dan puisi-puisi dalam bentuk bebas lainnya. 
Macam-macam pengelompokan seni :

1. Seni Rupa

Seni rupa adalah suatu wujud karya manusia yang mengandung unsur keindahan. Keindahannya diserap dengan indra penglihatan seperti : seni lukis, seni pahat, seni patung, seni grafis, seni lingkungan (environmental art), seni instalasi, seni pertunjukkan (performing art), seni peristiwa (happening art) dan sebagainya. Rasa senang ditimbulkan karena adanya keterpaduan dari unsur-unsur bentuk dari karya tersebut seperti aneka warnanya, selang-seling garis, aneka bentuk bidang-bidangnya, kemiripan bentuk objek yang dilukiskannya dengan lukisannya, aspek tematik yang diungkapkannya, keunikannya, teksturnya, dan lain-lain. Sedangkan keindahan dalam pengertian sederhananya adalah sesuatu yang memberikan rasa senang tanpa pamrih pada orang yang melihatnya. Kesenangan yang ditimbulkannya muncul serta merta karena keindahan karya itu sendiri, bukan karena ada kepentingan lain yang membuatnya merasa senang.

2. Seni Musik

Seni musik atau seni suara adalah
seni yang diserap melalui indra pendengaran. Rangkaian bunyi yang didengar dapat memberikan rasa senang dan rasa puas bagi yang mendengarnya karena adanya keserasian susunan dari rangkaian tangga nada bunyi-bunyi tersebut.

Secara garis besar ada dua jenis musik yaitu musik vokal dan musik instrumental. Musik vokal adalah musik yang hanya mengandalkan suara manusia saja, sedangkan musik instrumental adalah musik yang diperoleh dari memainkan alat-alat musik.

3. Seni Tari


Seni tari adalah seni yang diserap melalui indra penglihatan. Tetapi kekhususannya adalah keindahan yang dinikmati pada gerakan-gerakan tubuh, terutama gerakan kaki dan tangan, dengan ritme-ritme teratur, biasanya mengikuti irama musik. Seni tari juga tidak terlepas dari seni rupa karena gerak-gerak yang diperlihatkan diserap dengan indra penglihatan.

4. Seni Drama/Theater

Seni drama/theater adalah seni peran atau lakon yang umumnya dimainkan di atas panggung. Seni ini dinikmati sekaligus dengan indra penglihatan dan indra pendengaran. Dalam ungkapan lain seni drama disebut juga dengan seni theater (panggung). Secara umum merupakan gambaran sebuah peristiwa duniawi atau imajinasi yang dihadirkan kembali diatas panggung. Keindahan seni drama terletak pada ketepatan alur cerita yang diperankan oleh para pemain diatas panggung.

Saini KM dalam bukunya peristiwa theater (1996), menuliskan seni theater adalah seni dunia ambang, yaitu ambang untuk menoleh kepada yang indrawi dari pengalaman sehari-hari dan menoleh juga kepada dunia nilai.

5. Seni Sastra

Seni sastra adalah seni yang dikemukakan melalui susunan rangkaian bahasa baik lisan maupun tulisan yang dapat menimbulkan rasa senang tanpa pamrih bagi orang yang membacanya. Secara garis besar seni sastra dapat dikelompokkan kedalam dua kategori besar yaitu prosa dan puisi. Prosa adalah seni sastra yang berusaha mendeskripsikan keadaan, keinginan, atau imajinasi secara mendetail. Sedangkan puisi adalah seni yang cenderung menyederhanakan deskripsi dengan menangkap inti permasalahan yang ingin diungkapkan.
 

Rabu, 06 Juni 2018

MATERI BAHASA INDONESIA TENTANG PUISI, CERPEN, PIDATO DAN DRAMA


PUISI
Pengertian Puisi Menurut Para Ahli
 
Sumardi mengatakan bahwa puisi merupakan karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan bahasanya dan diberi irama sesuai bunyi yang padu dengan pemilihan kata kiasan yang bersifat imajinatif. Berbeda dengan herman waluyo yang menyebut bahwa pengertian puisi merupakan karya sastra tertulis yang paling awal ditulis manusia dalam sejarah.
Menurut Thomas Carlye "Pengertian puisi adalah ungkapan pikiran yang disampaikn secara musikalisasi".
Berdasarkan pengertian puisi menurut para ahli di atas dapat kita simpulkan bahwa pengertian puisi secara umum adalah sebuah karya sastra yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, llirik dan menggunakan kata kiasan dalam setiap baitnya untuk menciptakan estetika bahasa yang padu.
Puisi Baru dan Puisi Lama
 
Puisi Baru
 
Puisi terbagi menjadi dua jenis, Pengertian Puisi Baru adalah jenis puisi yang tidak lagi terikat oleh aturan yang memiliki bentuk lebih bebas dari puisi lama dalam segala hal seperti rima, baris, bait, diksi dan sebagainya.

Ciri-Ciri Puisi Baru
 
1.      Bersifat simetris atau memiliki bentuk rapih.
2.      Memiliki sajak yang teratur.
3.      Lebih menggunakan sajak syair, atau pola pantun.
4.      Umumnya berbentuk empat seuntai.
5.      Terdiri dari kesatuan sintaksis (gatra).
6.      Disetiap gatara terdiri dari 4 sampai 5 suku kata.

Jenis-Jenis Puisi Baru
 
Puisi baru sendiri dapat dikatogerikan menjadi 2 macam yakni berdasarkan isi dan berdasarkan bentuk:
·         Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya
·         Balada: adalah puisi yang berisi tentang sebuah cerita atau kisah.
·         Himne: adalah puisi pujian atau pujuaan yang ditujukan kepada Tuhan, Negara, atau sesuatu yang dianggap begitu penting dan sakral.
·         Romansa: adalah puisi yang mengungkapkan perasaan yang umunya menimbulkan efek romantisme.
·         Ode: adalah puisi yang bersifat memberikan sanjungan kepada orang yang sangat berjasa. Umumnya ode diberikan kepada orang tua, pahlawan, dan orang orang besar.
·         Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan atau ajaran hidup. Epigram berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan.
·         Elegi: adalah puisi yang mengungkapkan kesedihan atau tangisan berupa ratapan diri sendiri, atau meratapi suatu peristiwa.
·         Satire: adalah puisi yang didalamnya mengandung unsur sindiran atau kritikan terhadap seseorang atau sesuatu.
·         Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya
·         Distikon: adalah puisi dimana hanya terdapat dua baris saja pada setiap baitnya atau sering disebut puisi dua seuntai.
·         Terzina: adalah puisi yang memiliki tiga baris dalam setiap baitnya atau disebut puisi tiga seuntai.
·         Kuatrain: adalah puisi dimana terdapat empat baris kalimat disetiap baitnya atau disebut dengan puisi empat seuntai.
·         Kuint: adalah puisi yang memiliki lima baris kalimat dalam setiap baitnya atau di sebut puisi lima seuntai.
·         Sektet: adalah puisi yang memiliki enam baris kalimat di setiap baitnya atau dsebut puisi enam seuntai.
·         Septime: adalah puisi yang memiliki tujuh baris kalimat di setiap baitnya atau disebut dengan puisi tujuh seuntai.
·         Oktaf: adalah puisi yang memiliki delapan baris kalimat di setiap baitnya atau disebut dengan puisi delapan seuntai.
·         Soneta: Soneta merupakan puisi paling terkenal di kalangan penyair karena terkesan susah untuk diciptakan dan merupakan sebuah tantangan bagi seorang penyair. Soneta sendiri erupakan jenis buisi baru yang memiliki empat belas baris kalimat yang terbagi menjadi empat bait dimana dua bait pertama mengandung empat baris dan dua baris terakhir mengandung tiga baris.


Puisi Lama
 
Pengertian puisi lama adalah jenis puisi yang masih terikat erat dengan kaidah dan aturan-aturan penulisan yang berlaku seperti:
·         Jumlah kata yang terdapat pada satu baris.
·         Jumlah baris kalimat yang terdapat dalam satu bait.
·         Sajak atau rima.
·         Banyaknya suku kata.
·         Penggunaan irama.

Ciri-Ciri Puisi Lama
 
·         Puisi lama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
·         Tidak diketahui siapakah nama pengarang dari puisi tersebut.
·         Merupakan sastra lisan karena disampaikan dan diajarkan dari mulut ke mulut.
·         Sangat terikat dengan kaidah dan aturan-aturan yang masih berlaku seperti gaya bahasa, diksi, rima, intonasi dan sebagainya.

Jenis-Jenis Puisi Lama
 
·         Mantra: adalah ucapan yang dianggap sakral dan memiliki kekuatan gaib, umumnya antra digunakan dalam upacara tertentu seperti mantra yang digunakan untuk menolak datangnya hujan dan sebaliknya.
·         Pantun: adalah jenis puisi lama yang masih bertahan sampai sekarang ini. puisi ini memiliki sajak a-a-a-a atau a-b-a-b yang setiap baitnya terdiri dari empat atau delapan baris. Pantun dapat bedakan berdasarkan temanya yakni: pantun jenaka, Pantun anak, Pantun kehidupan dan sebagainya. 
·         Talibun: adalah pantun yang memiliki jumlah baris yang selalu genap dalam setiap baitnya. biasanya terdiri dari enam, delapan, sepuluh baris maupun kelipatan dua lainnya.
·         Syair: adalah puisi atau karya sastra dari arab yang memiliki sajak a-a-a-a. Biasanya syair menceritakan sebuah kisah dan didalamnya akan terkadung amanat.
·         Karmina: adalah pantun yang sangat pendek atau biasa disebut dengan pantun kilat.
·         Gurindam: adalah puisi yang hanya terdapat dua baris kalimat saja dalam setiap baitnya, memiliki sajak a-a-a-a dan memiliki nasehat atau amanat.
kau yang telah ada di hatiku.
yang selalu bisa membuatku merasaka. 
indahnya cinta yang telah tercipta.

kini telah kurasakan betapa ku mencintai mu.
selalu menyayangi mu dan mengasihimu.
mendambakan datangnya dirimu.

indahnya cinta yang kau beri.
membuatku tak merasa sepi.
kau yang selalu hadir dalam hariku tuk..
mencintaiku.

nikmatnya cinta bagai surga seperti itulah 
yang kurasa...
aku yakin bisa bahwa cinta kita kan kekal 
selamanya.....
 
CERPEN
 
Pengertian Cerpen
 
Cerpen atau dapat disebut juga dengan cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novella dan novel.
Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek dan singkat. Atau pengertian cerpen yang lainnya yaitu sebuah karangan fiktif yang berisi mengenai kehidupan seseorang ataupun kehidupan yang diceritakan secara ringkas dan singkat yang berfokus pada suatu tokoh saja.
Cerita pendek biasanya mempunyai kata yang kurang dari 10.000 kata atau kurang dari 10 halaman saja. Selain itu, cerpen atau cerita pendek hanya memberikan sebuah kesan tunggal yang demikian serta memusatkan diri pada salah satu tokoh dan hanya satu situasi saja.
Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli
Berikut pendapat para ahli mengenai penjelasan tentang cerpen.
1.      Sumardjo dan Saini
Cerpen adalah cerita fiktif atau tidak benar-benar terjadi, tetapi bisa saja terjadi kapanpun serta dimanapun yang mana ceritanya relatif pendek dan singkat.
2.      Menurut KBBI
Cerpen berasal dari dua kata yaitu cerita yang mengandung arti tuturan mengenai bagaimana sesuatu hal terjadi dan relatif pendek berarti kisah yang diceritakan pendek atau tidak lebih dari 10.000 kata yang memberikan sebuah kesan dominan serta memusatkan hanya pada satu tokoh saja dalam cerita pendek tersebut.
3.      Nugroho Notosusanto dalam Tarigan
Cerpen atau cerita pendek yaitu sebuah cerita yang panjang ceritanya berkisar 5000 kata atau perkiraan hanya 17 hlm kuarto spasi rangkap serta terpusat pada dirinya sendiri.
4.      Hendy
Cerpen ialah suatu karangan yang berkisah pendek yang mengandung kisahan tungal.
5.      Aoh. K.H
Cerpen merupakan salah satu karangan fiksi yang biasa disebut juga dengan kisahan prosa pendek.
6.      J.S. Badudu
Cerpen merupakan cerita yang hanya menjurus serta terfokus pada satu peristiwa saja.
7.      H. B. Jassin
Menurut pendapat H. B. Jassin, cerpen ialah sebuah cerita yang singkat yang harus memiliki bagian terpenting yakni perkenalan, pertikaian, serta penyelesaian.
Ciri-Ciri Cerpen
 
·         Jalan ceritanya lebih pendek dari novel
·         Sebuah cerpen memiliki umlah kata yang tidak lebih dari 10.000 (10 ribu) kata
·         Biasanya isi cerita cerpen berasal dari kehidupan sehari-hari
·         Tidak menggambarkan semua kisah para tokohnya, hal ini karena dalam cerpen yang digambarkan hanyalah inti sarinya saja.
·         Tokoh dalam cerpen digambarkan mengalami masalah atau suatu konflik hingga pada tahap penyelesainnya.
·         Pemakaian kata yang sederhana serta ekonomis dan mudah dikenal pembaca.
·         Kesan yang ditinggalkan dari cerpen tersebut sangat mendalam sehingga pembaca dapat ikut merasakan kisah dari cerita tersebut.
·         Biasanya hanya 1 kejadian saja yang diceritakan.
·         Memiliki alur cerita tunggal dan lurus.
·         Penokohan pada cerpen sangatlah sederhana, tidak mendalam serta singkat
Contoh cerpen 
 
Betapa menyenangkannya menjadi orang kaya. Hidup serba berkecukupan. Apapun yang diinginkan akan terpenuhi. Karena semua sudah tersedia. Seperti halnya Tiyas. Seorang anak orang kaya yang menjadi banyak sorotan, Berangkan dan pulang selalu diantar oleh supir pribadi dan mobil mewahnya.
Meskipun bergelimang harta tiyas tidaklah menyombongkan diri. Tidak kalah dengan Tiyas, Orang tua Tiyas juga merupakan orang yang baik dan ramah, Tidak berpatokan pada harta dalam bergaul dan tidak membeda-bedakan orang disekelilingnya. Kawan-kawan Tiyas sangat suka dan betah berlama-lama di rumah Tiyas karena mereka selalu disambut ramah dan diperlakukan seperti keluarga sendiri oleh keluarga Tiyas.
Tiyas memiliki seorang sahabat yang sangat setia menemaninya dalam menghadapi lika liku kehidupan. Tidak jauh dari rumahnya Dwi sahabat tiyas tinggal di kampung dekat rumah Tiyas, hanya saja dipisahkan oleh RT saja. Namun sudah hampir dua minggu Dwi tidak mengunjungi Tiyas di rumahnya. “Hmmm Dwi kemana ya mah, Biasanya hampir setiap hari Dwi main kesini. Tapi ini sudah hampir lewat dua minggu Dwi tidak datang lagi.” Ujar Tiyas. “Mungkin Dwi sedang sakit!” jawab Mama Tiyas. “Ih, iya juga ya mah, siapa tahu memang Dwi lagi sakit. Kalo begitu nanti sore Tiyas mau menengoknya” katanya  dengan penuh semangat.
Sudah lima kali Tiyas mengetuk pintu rumah Dwi. Karena menunggu lama tidak kunjung dibuka akhirnya Tiyas memberanikan diri untuk bertanya kepada tetangga tentang menghilangnya Dwi. Benar saja, Ternyata sudah dua minggu Dwi ikut orang tuanya pulang ke desa. Sebab ayahnya habis kena PHK. Akhirnya keluarga Dwi memutuskan untuk kembali ke desa dan memilih menjadi petani.
“Oh, kasihan sekali Dwi,” ujarnya didalam hati,
Di rumahnya, Tyas tampak melamun sambil memikirkan nasib sahabat setianya itu.
“Ada apa Yas? Kok kamu nggak seperti biasanya, malah tampak lesu dan kurang semangat.”
Papa bertanya sambil menegur.
“Dwi, Pa.” Jawab Tiyas
“Memangnya ada apa dengan Dwi sehingga membuatmu muram, Apa dia sedang sakit?”
Tyas menggeleng kepada ayah.
“Lantas kenapa?” Papa menjadi penasaran.
“Sekarang Dwi sudah pindah rumah. Kata tetangga sebelah rumahnya Dwi ikut orang tuanya pulang ke desa. Kabarnya bapaknya habis di PHK dan memilih untuk menjadi petani”.
Sambil menatap Tiyas papa termenung memikirkan ucapan tiyas dengan rasa setengah tidak percaya.
“Kalau Papa tidak langsung percaya, Coba tanya deh, sama Pak RT atau ke tetangga lain” ujarnya.
“Lalu apa rencana kamu?”
“Aku harap Papa bisa menolong Dwi!”
“Maksudmu?”
“Aku pengen Dwi bisa disini lagi” Tyas  memohon dengan agak mendesak.
“Baik kalau itu bisa biki kamu seneng. Tapi, kamu harus bisa mencari alamat rumah Dwi yang di desa” kata Papa.
Berkat bantuan pemilik kontrakan bekas rumah Dwi akhirnya tiga hari kemudian Tiyas berhasil memperoleh alamat rumah Dwi yang berada di desa. Ia merasa sangat senang. Kemudian Papa bersama dengan Tiyas datang ke rumah Dwi di sebuah desa terpencil dan lokasi rumahnya masih masuk ke dalam lagi. Bisa di tempuh dengan jalan kaki dua kilometer. Kedatangan kami disambut orang tua Dwi dan Dwi sendiri. Betapa gembira hati Dwi ketika bertemu dengan Tiyas. Mereka berpelukan cukup lama untuk melepas rasa rindu. pada awalnya Dwi sangat kaget dengan kedatangan Tiyas secara tiba-tiba.
“Maaf ya Yas. Aku tak sempat memberi kabar ke kamu kalo aku mau pindah”
“Ah, tidak apa-apa. Yang penting aku sudah ketemu kamu dan merasa senang.”
Setelah berbincang cukup lama, Papa menjelaskan tujuan kedatangan mereka kepada orang tua Dwi. Ternyata orang tua Dwi tidak keberatan, mereka menyerahkan segala keputusan kepada Dwi sendiri.
“Begini, Wik, kedatangan kami kemari, ingin mengajak kamu untuk ikut kami ke Surabaya. Kami menganggap kamu itu sudah seperti keluarga kami sendiri. Gimana Wi, apakah kamu bersedia ikut?” Tanya Papa.
“Soal sekolahmu,” lanjut Papa, “kamu nggak usah khawatir. Sseluruh biaya pendidikanmu biar papa yang menanggung.”
“Baiklah kalau memang Bapak dan Tiyas menghendaki saya ikut, saya mau pak. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan Bapak yang mau membantu saya dan keluarga saya.”
Kemudian Tiyas bangkit dari tempat duduk lalu mendekat memeluk Dwi. Tampak mata Tyas berkaca-kaca tidak kuat menahan kebahagiaan. Kini Dwi tinggal di rumah Tiyas. Sementara orang tuanya tetap tinggal di desa. Selain untuk mengerjakan sawah, mereka juga merawat nenek Dwi yang sudah semakin tua.
 
PIDATO
 
Pengertian Pidato
 
Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.
Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.
Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato.
Ciri-Ciri Pidato yang Baik
Ø  Memiliki tujuan yang jelas
Ø  Isinya mengandung kebenaran
Ø  Cara penyampaiannya sesuai dengan para pendengar
Ø  Menciptakan suasana efektif dengan pendengar
Ø  Penyampaiannya jelas dan juga menarik
Ø  Menggunakan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas
Ø  Artikulasi merupakan bagaimana cara melafalkan bunyi bahasa
Ø  Intonasi merupakan naik turunnya lagu kalimat
Ø  Volume yaitu kuat lemahnya dalam mengucapkan suatu kata-kata atau kalimat
Contoh pidato

Pembukaan Pidato Singkat Visi Misi Calon Ketua Osis

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam hormat saya kepada jajaran para Guru serta rekan rekan seperjuangan teman teman, saya ucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya di pagi hari ini sudah meluangkan waktu untuk berkumpul serta mengikuti acara ini, karena tanpa adanya kehadiran dan dukungan kalian, saya tidak akan berada dan berbicara di depan kalian saat ini.

Akan sangat berbahagia jika saya bisa menjadi ketua OSIS di sekolah tercinta ini. Seandainya nanti saya terpilih menjadi ketua OSIS, saya akan memberikan yang terbaik semaksimal kemampuan saya. Dan tentu saja, ada visi serta misi yang harus saya berikan.

Saya memiliki visi “Menjadikan SMP (sebutkan nama sekolah SMP/SMA) menjadi sekolah yang berkualitas, berprestasi, selalu aktif di semua bidang positif, inovatif, dan amanah yang kesemuanya berlandaskan Iman dan Taqwa kita kepada Yang Maha Esa.
Saya juga memiliki berbagai misi kedepan jika saya terpilih menjadi ketua OSIS, antara lain :
  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan semesta alam dengan mewujudkan berbagai kegiatan kerohanian dan keagamaan.
  2. Menciptakan kader siswa yang cinta identitas serta menjaga nama baik Organisasi
  3. Menciptakan kembali rasa saling menghormati dan menghargai sesama siswa yang telah semakin menyusut
  4. Menciptakan kembali kesadaran kebersihan lingkungan sekolah
  5. Mengembangkan bakat dan minat siswa melalui kegiatan keorganisasian yang ada
  6. Melanjuntukan berbagai kegiatan positif OSIS tahun lalu
Dan masih banyak lagi. Setidaknya, keenam misi serta satu visi tersebut bisa menjadi ukuran apakah layak saya dijadikan sebagai ketua osis. Jika, dan seandainya nanti saya terpilih menjadi ketua OSIS, saya beserta pengurus lainnya akan dengan sepenuh hati dan semaksimal mungkin akan menjalankan semua program kegiatan sesuai dengan visi dan misi yang telah saya jelaskan tadi.
Akhirnya, masih banyak evaluasi mengenai visi dan misi kami. Saya dan jajaran calon pengurus OSIS yang baru akan segera mewujudkan visi dan misi yang lebih baik, agar kedepan organisasi ini dapat lebih terarah sesuai dengan harapan sekolah kita.

Wallaahul muwafiq ila aqwaamitthooriq, Wassalamu’alaikum Warohmatullahi  Wabarokaatuh.
DRAMA
Pengertian drama
Drama adalah karangan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia dalam bertingkah laku yang dipentaskan dalam beberapa babak. Seni drama sering disebut seni teater.
Sejarah drama sebagai tontonan sudah ada sejak zaman dahulu. Nenek moyang kita sudah memainkan drama sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti tertulis yang bisa dipertanggung jawabkan mengungkapkan bahwa drama sudah ada sejak abad kelima SM. Hal ini didasarkan temuan naskah drama kuno di Yunani. Penulisnya Aeschylus yang hidup antara tahun 525-456 SM. Isi lakonnya berupa persembahan untuk memohon kepada dewa-dewa. Sejarah lahirnya drama di Indonesia tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Keberadaan drama di negara kita juga diawali dengan adanya upacara keagamaan yang diselenggarakan oleh para pemuka agama. Intinya, mereka mengucapkan mantra dan doa.
Ada beberapa jenis drama tergantung dasar yang digunakannya. Dalam pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yakni: berdasarkan penyajian lakon drama, berdasarkan sarana, dan berdasarkan keberadaan naskah drama. Berdasarkan penyajian lakon, drama dapat dibedakan menjadi delapan jenis, yaitu:
1.      Tragedi: drama yang penuh dengan kesedihan
2.      Komedi: drama penggeli hati yang penuh dengan kelucuan.
3.      Tragekomedi: perpaduan antara drama tragedi dan komedi.
4.      Opera: drama yang dialognya dinyanyikan dengan diiringi musik.
5.      Melodrama: drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi/musik.
6.      Farce: drama yang menyerupai dagelan, tetapi tidak sepenuhnya dagelan.
7.      Tablo: jenis drama yang mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan.
8.      Sendratari: gabungan antara seni drama dan seni tari.
9.      Berdasarkan sarana pementasannya, pembagian jenis drama dibagi antara lain:
10.  Drama Panggung: drama yang dimainkan oleh para aktor dipanggung.
11.  Drama Radio: drama radio tidak bisa dilihat dan diraba, tetapi hanya bisa didengarkan oleh penikmat.
12.  Drama Televisi: hampir sama dengan drama panggung, hanya bedanya drama televisi tak dapat diraba.
13.  Drama Film: drama film menggunakan layar lebar dan biasanya dipertunjukkan di bioskop.
14.  Drama Wayang: drama yang diiringi pegelaran wayang.
15.  Drama Boneka: para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang.
Jenis drama selanjutnya adalah, berdasarkan ada atau tidaknya naskah drama. Pembagian jenis drama berdasarkan ini, antara lain:
Drama Tradisional: tontonan drama yang tidak menggunakan naskah. 
Drama Modern: tontonan drama menggunakan naskah.
Sumber : http://www.pengertianahli.com/2013/10/pengertian-drama-dan-jenis-drama.html
 ======================================================
UNSUR-UNSUR DRAMA (TOKOH, LATAR, DAN AMANAT DRAMA)
Indikator : Disajikan teks drama, siswa dapat :
Menentukan tokoh utama
Menentukan latar
Menentukan amanat
Unsur-unsur drama
 Tema adalah ide pokok atau gagasan utama sebuah cerita drama
Alur yaitu jalan cerita dari sebuah pertunjukkan drama mulai babak pertama hingga babak terakhir
Tokoh drama atau pelaku drama terdiri dari tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama atau peran utama disebut primadona sedangkan peran pembantu disebut figuran
Watak adalah perilaku yang diperankan oleh tokoh drama. Watak protagonis adalah watak (periku) baik yang diperankan oleh tokoh drama, contohnya : penyabar, kasih sayang, santun, pemberani, pembela yang lemah, baik hati dan sebagainya. Sedangkan watak antagonis adalah watak (perilaku) jahat yang diperankan oleh tokoh drama, contohnya : sifat iri dan dengki, kejam, penindas dan sebagainya
Latar atau setting adalah gambaran tempat, waktu dan situasi peristiwa dalam cerita   drama
Contoh drama
ZAMAN
Karya   : Sri Kuncoro
Ibu      :  Ayah, sepertinya hujan akan turun. Lihatlah mendung itu gelap sekali. Di   
Ayah   :  Tenanglah Bu. Mereka, ‘kan sudah dewasa.
Ibu      :  Tapi, ‘kan tidak biasanya mereka pulang terlambat. Lagi pula mendung  
Ayah    :   Mereka toh bisa berlindung, jika nanti hujan turun dengan lebat.
Ibu       :   Ah, Ayah selalu begitu!
Ayah    :   Ah, Ibu juga selalu begitu!
                (Keduanya diam, lalu anak ke-2 memasuki pintu panggung)
Ibu       :   Kenapa pulang terlambat, Man? Sudah makan siang, Nak?
Anak 2 :   Sudah Bu. Tadi, ada demo yang menghambat lalu lintas.
Ayah    :   Demo tentang apa dan oleh siapa?
Anak 2 :   Tidak tahu, Ya. Saya tidak peduli demo macam apa dan oleh siapa.
                 (Masuk ke kamar, ganti baju, dan keluar lagi).
Ibu       :   Kau mau kemana lagi, Man?
Anak 2 :   Voli, Bu. Ada latihan di stadion.
Ibu       :   Mendung begitu gelap, kakakmu belum pulang. Carilah dulu!
Anak 2 :   Saya sudah terlambat, Bu. Lagi pula Kakak pasti bisa menjaga diri.
Ibu       :   Hujan akan segera turun. Nanti dia terjebak hujan. Jemputlah dulu!
Anak 2 :   Bu, saya sudah berumur 19 tahun. Jadi, saya rasa, Kakak juga sudah   
Ayah    :   Man, jangan kasar kepada ibumu!
                (Anak 1 mendadak nyelonong masuk dan menghempaskan tubuhnya ke   
Anak 2 :   Tuh, Bu, Putri Cinderela sudah kembali ke istana. Saya pergi dulu!
Anak 1 :   Reseh, lu!
Anak 1 :   Biasalah, Bu, memperjuangkan keadilan.
Ayah    :   Keadilan macam apa?
Anak 1 :   Keadilan bagi rakyat jelata. Sekarang ini, ya, segala kepentingan umum            
Ibu       :   Kau berurusan dengan polisi?
Anak 1 :   Demi keadilan, Bu.
Ibu       :   Jangan macam-macam kamu, ya,!
Anak 1 :   Ibu jangan khawatir. Jangan panik seperti itu!
                mana anak-anak?
                begini dahsyat.
                bukan balita lagi.
                 sofa)
Ibu       :   Dari mana kau, Martha?
                sudah dimanipulasi oleh kepentingan golongan dan orang-orang tertentu.
                Tadi, ya, seandainya  tidak ada bentrok dengan polisi, kami sudah bisa 
                 menembus gedung yang angkuh itu.